{"id":1177,"date":"2026-04-29T07:18:59","date_gmt":"2026-04-29T07:18:59","guid":{"rendered":"https:\/\/detikheadline.com\/?p=1177"},"modified":"2026-04-29T07:18:59","modified_gmt":"2026-04-29T07:18:59","slug":"ali-sastroamidjojo-arsitek-utama-konferensi-asia-afrika-1955","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/2026\/04\/29\/ali-sastroamidjojo-arsitek-utama-konferensi-asia-afrika-1955\/","title":{"rendered":"Ali Sastroamidjojo: Arsitek Utama Konferensi Asia Afrika 1955"},"content":{"rendered":"<h2>Ali Sastroamidjojo: Diplomat dan Perdana Menteri Penggagas KAA 1955<\/h2>\n<p>Ali Sastroamidjojo, Perdana Menteri Indonesia yang menjabat dua periode pada dekade 1950-an, dikenang sebagai arsitek utama Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 di Bandung. Tokoh kelahiran Grabag, Magelang, 21 Mei 1903, itu memainkan peran kunci dalam memperkuat diplomasi Indonesia di panggung global.<\/p>\n<h3>Masa Studi dan Awal Perjuangan<\/h3>\n<p>Pendidikan Ali Sastroamidjojo dimulai di Europeesche Lagere School (ELS) dan Hoogere Burgerschool (HBS), sebelum ia melanjutkan studi hukum ke Universitas Leiden, Belanda. Di negeri kincir angin itu, semangat nasionalismenya berkembang melalui keterlibatan aktif dalam Perhimpunan Indonesia (PI), di mana ia berjejaring dengan calon pemimpin bangsa seperti Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir.<\/p>\n<h3>Karier Politik dan Puncak Pencapaian<\/h3>\n<p>Setelah kemerdekaan, Ali Sastroamidjojo berkarier di Partai Nasional Indonesia (PNI) dan menduduki berbagai jabatan strategis. Ia pernah menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), serta Perdana Menteri pada 1953\u20131955 dan 1956\u20131957.<\/p>\n<p>Puncak kontribusinya adalah saat memimpin penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika. Forum tersebut menjadi fondasi bagi Gerakan Non-Blok dan menegaskan prinsip politik luar negeri &#8220;bebas dan aktif&#8221; yang digagasnya, sebuah prinsip yang masih menjadi pedoman diplomasi Indonesia hingga kini.<\/p>\n<h3>Warisan dan Penghormatan<\/h3>\n<p>Kiprah Ali Sastroamidjojo di bidang pendidikan juga memberikan dampak signifikan. Selama menjadi menteri, ia fokus pada penguatan sistem pendidikan nasional yang berlandaskan nilai kebangsaan. Atas segala jasanya, namanya diabadikan sebagai nama jalan dan institusi pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.<\/p>\n<p>Pemikiran dan perjuangannya, terutama dalam memperjuangkan kedaulatan politik ekonomi serta solidaritas antarbangsa, terus menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ali Sastroamidjojo: Diplomat dan Perdana Menteri Penggagas KAA 1955 Ali Sastroamidjojo, Perdana Menteri Indonesia yang menjabat dua periode pada dekade 1950-an, dikenang sebagai arsitek utama Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 di Bandung. Tokoh kelahiran Grabag, Magelang, 21 Mei 1903, itu memainkan peran kunci dalam memperkuat diplomasi Indonesia di panggung global. Masa Studi dan Awal Perjuangan Pendidikan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1249,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[46,47,23],"class_list":{"0":"post-1177","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-feature","8":"tag-ali-sastroamidjojo","9":"tag-arsitek","10":"tag-pahlawan"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1177","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1177"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1177\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1250,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1177\/revisions\/1250"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1177"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1177"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1177"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}