{"id":1364,"date":"2026-04-29T10:26:10","date_gmt":"2026-04-29T10:26:10","guid":{"rendered":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/2026\/04\/29\/polisi-selidiki-dugaan-kelalaian-tabrakan-kereta-di-bekasi\/"},"modified":"2026-04-29T10:26:10","modified_gmt":"2026-04-29T10:26:10","slug":"polisi-selidiki-dugaan-kelalaian-tabrakan-kereta-di-bekasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/2026\/04\/29\/polisi-selidiki-dugaan-kelalaian-tabrakan-kereta-di-bekasi\/","title":{"rendered":"Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Tabrakan Kereta di Bekasi"},"content":{"rendered":"<p><br \/>\n<\/p>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan kelalaian dalam insiden <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/tabrakan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tabrakan<\/a> Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line atau Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Kampung Bandan-Cengkareng. Insiden itu terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepala Bidang Hubungan Masyarakat <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/polda-metro-jaya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Polda Metro Jaya<\/a> Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan semua\u00a0akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti dan hasil olah tempat kejadian perkara.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKami akan dalami apakah ini terkait<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> human error <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau ada kendala sistem,\u201d ujar Budi melalui keterangan tertulis pada Rabu, 29 April 2026.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Budi mengatakan polisi telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap sopir taksi listrik yang berhenti di perlintasan kereta di Jalan Ampera, Bekasi Timur. Dia menyebut kondisi itu menghambat laju <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/krl\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">KRL<\/a> sehingga memicu kejadian awal.\u00a0<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memeriksa sopir taksi, polisi juga akan memeriksa masinis kereta. Budi mengatakan pemeriksaan itu bertujuan untuk memperjelas kronologi dan tanggung jawab dalam peristiwa yang menewaskan belasan perempuan itu.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga Rabu siang, Budi mencatat sebanyak 16 perempuan menjadi korban jiwa dalam peristiwa ini. Dia menuturkan sebanyak 90 korban masih dirawat di sejumlah rumah sakit. \u201cSebanyak 44 pasien sudah kembali dan 46 lainnya diobservasi,\u201d kata Budi.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tabrakan\u00a0 antarkereta terjadi di perlintasan <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/stasiun-bekasi-timur\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stasiun Bekasi Timur<\/a> pada Senin, 27 April 2026, sekitar pukul 20.57 WIB. Saat itu, KRL jurusan Kampung Bandan\u2013Cikarang dihantam dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir\u2013Surabaya Pasar Turi yang melaju dengan kecepatan tinggi.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Insiden bermula ketika sebuah taksi online Green SM mengalami korsleting listrik di tengah perlintasan kereta, tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur. Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Polri Komisaris Sandhi Wiedyanoe mengatakan peristiwa itu memicu tabrakan awal di jalur. \u201cTerjadilah tabrakan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan tersebut,\u201d ujar Sandhi.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akibat insiden itu, perjalanan KRL jurusan Kampung Bandan\u2013Cikarang tertahan di Stasiun Bekasi Timur. Nahas, pada saat bersamaan, KA <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/argo-bromo-anggrek\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Argo Bromo Anggrek<\/a> melaju dari arah belakang di jalur yang sama. \u201cKecepatan 110 kilometer per jam,\u201d kata Sandhi.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Badan KA Argo Bromo Anggrek menembus badan KRL hingga membelah gerbong khusus wanita. Puluhan penumpang yang berada di dalam gerbong itu menjadi korban setelah terhimpit badan kereta.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Vice President Corporate Communications\u00a0PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI Anne Purba mengatakan seluruh korban meninggal merupakan perempuan. Menurutnya, para korban merupakan perempuan usia produktif yang masih kuliah maupun bekerja.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain korban meninggal, Anne menyebut puluhan penumpang lainnya telah dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Anne mengatakan <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/pt-kai\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PT KAI<\/a> masih mengidentifikasi korban meninggal.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/metro.tempo.co\/read\/2101012\/polisi-selidiki-dugaan-kelalaian-tabrakan-kereta-di-bekasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan kelalaian dalam insiden tabrakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line atau Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Kampung Bandan-Cengkareng. Insiden itu terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1272,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-1364","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorized"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1364"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1364\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1272"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}