{"id":1372,"date":"2026-04-29T11:21:09","date_gmt":"2026-04-29T11:21:09","guid":{"rendered":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/2026\/04\/29\/pemerintah-gelontorkan-rp-57-miliar-untuk-danai-122-riset-bareng-industri\/"},"modified":"2026-04-29T11:21:09","modified_gmt":"2026-04-29T11:21:09","slug":"pemerintah-gelontorkan-rp-57-miliar-untuk-danai-122-riset-bareng-industri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/2026\/04\/29\/pemerintah-gelontorkan-rp-57-miliar-untuk-danai-122-riset-bareng-industri\/","title":{"rendered":"Pemerintah Gelontorkan Rp 57 Miliar untuk Danai 122 Riset Bareng Industri"},"content":{"rendered":"<p><br \/>\n<\/p>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menggelontorkan Rp 57 miliar untuk mendanai 122 program <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/riset\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">riset<\/a> sains dan teknologi. Penelitian tersebut melibatkan 854 dosen dan tenaga kependidikan yang langsung bekerja sama dengan industri. <\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Direktur Jenderal Sains dan Teknologi <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/kemendiktisaintek\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kemendiktisaintek<\/a> Ahmad Najib Burhani menjelaskan, program ini bertujuan untuk menjembatani inovasi riset dengan industri riil. Dengan skema kerja sama ini, hasil 122 riset yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) itu diharapkan bisa langsung digunakan oleh industri, bahkan dikomersialkan.\u00a0<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Najib mengatakan program riset kali ini berbeda dengan penelitian tradisional pada umumnya, yang berorientasi pada publikasi jurnal atau buku. <\/p>\n<p>\u201cIni arahnya yang lain. Menyelesaikan masalah masyarakat, bersama industri dan<em> skill up<\/em>. Maka kita juga bekerja sama dengan pemerintah, isu apa yang menjadi problem di daerah itu,\u201d kata Najib dalam peluncuran Program Bestari Saintek Skema Pendanaan APBN Tahun 2026 di Jakarta, pada Rabu, 29 April 2026.\u00a0<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Adapun riset-riset tersebut terdistribusi ke dalam delapan sektor strategis, dengan sektor pangan dan pertanian menjadi yang terbanyak yakni 45 proposal. Kemudian disusul sosial humaniora, seni budaya, dan pendidikan sebanyak 30 proposal, serta kemaritiman untuk 12 proposal penelitian.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Selanjutnya, untuk teknologi informasi dan komunikasi sebanyak 9 tim, kesehatan dan obat sebanyak 8 tim, kebencanaan sebanyak 8 tim, energi dan energi baru terbarukan sebanyak 6 tim, dan material maju 4 tim.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Najib mengatakan 122 riset yang dipilih tersebut telah melalui proses seleksi yang sangat ketat dan kompetitif. Dari 2.499 pendaftar yang melengkapi dokumen pernyataan minat, hanya 122 tim periset yang terpilih. Jumlah itu melibatkan 854 dosen dan tenaga kependidikan, serta didukung oleh 341 industri pendukung dari berbagai sektor.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Secara kelembagaan, perguruan tinggi pengampu riset ini didominasi oleh perguruan tinggi negeri (PTN) sebesar 57,8 persen, sementara 42,2 persen disumbang dari perguruan tinggi swasta (PTS). &#8220;Angka ini menegaskan peran krusial PTN dan juga PTS sebagai penggerak riset nasional sekaligus memperlihatkan geliat serta kontribusi banyak PTS yang semakin aktif di dalam kegiatan riset nasional kita,&#8221; kata Najib.<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/nasional.tempo.co\/read\/2101032\/pemerintah-gelontorkan-rp-57-miliar-untuk-danai-122-riset-bareng-industri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menggelontorkan Rp 57 miliar untuk mendanai 122 program riset sains dan teknologi. Penelitian tersebut melibatkan 854 dosen dan tenaga kependidikan yang langsung bekerja sama dengan industri. Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek Ahmad Najib Burhani menjelaskan, program ini bertujuan untuk menjembatani inovasi riset dengan industri riil. Dengan skema kerja<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1373,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-1372","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorized"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1372","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1372"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1372\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1373"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}