{"id":1413,"date":"2026-04-29T12:57:34","date_gmt":"2026-04-29T12:57:34","guid":{"rendered":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/2026\/04\/29\/prabowo-ingin-hidup-seribu-tahun-lagi-agar-bisa-saksikan-kejayaan-ri\/"},"modified":"2026-04-29T12:57:34","modified_gmt":"2026-04-29T12:57:34","slug":"prabowo-ingin-hidup-seribu-tahun-lagi-agar-bisa-saksikan-kejayaan-ri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/2026\/04\/29\/prabowo-ingin-hidup-seribu-tahun-lagi-agar-bisa-saksikan-kejayaan-ri\/","title":{"rendered":"Prabowo Ingin Hidup Seribu Tahun Lagi agar Bisa Saksikan Kejayaan RI"},"content":{"rendered":"<p><br \/>\n<\/p>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>PRESIDEN <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/prabowo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Prabowo<\/a> Subianto berkeinginan hidup seribu tahun lagi. Prabowo mengutarakan ini ketika memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama alias <em>groundbreaking<\/em> 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkap kegemarannya terhadap lagu berjudul \u201cPertemuan\u201d. Berdasarkan penelusuran, lagu tersebut pernah dilantunkan oleh Deddy Dores pada 1989 hingga Yuni Shara pada 1990.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Prabowo berujar, dirinya menyukai bait lirik \u201ckuingin hidup seribu tahun lagi\u201d yang terdapat pada lagu tersebut. \u201cSebetulnya secara jujur saya suka dengan kata-kata dari salah satu lagu favorit saya, kan ada kata-kata itu dalam lagu \u2018Pertemuan\u2019,\u201d ucap Prabowo pada Rabu, 29 April 2026, dikutip dari siaran langsung Sekretariat Presiden.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku ingin berusia panjang supaya bisa melihat kejayaan Indonesia di masa depan, dengan rakyat hidup bergelimang kemakmuran. \u201cSaya ingin hidup 1.000 tahun lagi, karena saya ingin melihat Indonesia Jaya, rakyat Indonesia makmur, Indonesia dihormati, dibanggakan oleh bangsa bangsa lain,\u201d katanya.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Adapun Prabowo meyakini Indonesia memiliki <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/masa-depan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">masa depan<\/a> yang cerah. Dia bercerita, dirinya melihat rasa optimistis terpancar di wajah para siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Cilacap. Sebelum melakukan groundbreaking proyek penghiliran itu, Prabowo memang menyambangi SMAN 1 Cilacap untuk meninjau pelaksanaan revitalisasi.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>&#8220;Saya tadi dari SMA di Cilacap. Saya lihat anak-anak SMA-nya cerah, semangat. Masa depan Indonesia bagus, kita kompak, kita bersatu,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Mantan Menteri Pertahanan ini meminta rakyat tidak membedakan satu sama lain. Menurut dia, masyarakat tidak semestinya membedakan orang lain berdasarkan latar belakangnya, seperti suku maupun etnis. \u201cPerbedaan adalah baik, perbedaan adalah kekayaan, perbedaan jangan kita biarkan menjadi sekat-sekat,\u201d tutur Prabowo.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\">\n<p>Bagi Prabowo, Indonesia memiliki kesempatan untuk menjadi negara besar. &#8220;Kita harus menjadi raksasa yang tidak tidur, kita harus menjadi raksasa yang bangun dan kita akan bangun, kita akan menjadi negara yang hebat. Percaya itu, saya sangat percaya,&#8221; ucap Prabowo.<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/nasional.tempo.co\/read\/2101055\/prabowo-ingin-hidup-seribu-tahun-lagi-agar-bisa-saksikan-kejayaan-ri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PRESIDEN Prabowo Subianto berkeinginan hidup seribu tahun lagi. Prabowo mengutarakan ini ketika memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama alias groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkap kegemarannya terhadap lagu berjudul \u201cPertemuan\u201d. Berdasarkan penelusuran, lagu tersebut pernah dilantunkan oleh Deddy Dores pada 1989 hingga Yuni Shara pada 1990. Prabowo<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1348,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-1413","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorized"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1413","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1413"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1413\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1348"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1413"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1413"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/detikheadline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1413"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}