Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus Kuras Rekening Bank Capital, OJK Diminta Turun Gunung Lakukan Audit

    May 7, 2026

    Sistem Keamanan di Bank Capital Dipertanyakan, Data Nasabah Bocor?

    May 7, 2026

    Kuras Rekening Nasabah, Sales Bank Capital Dipolisikan

    May 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    Home»Perkara»Buntut Tabrakan Kereta Bekasi, Sopir Taksi Diperiksa 2 Kali
    Perkara

    Buntut Tabrakan Kereta Bekasi, Sopir Taksi Diperiksa 2 Kali

    adminBy adminApril 29, 2026Updated:April 30, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Detikheadline.com – KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi Kota memeriksa sopir taksi listrik Green SM yang diduga memicu tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan sopir berinisial RRP itu dilaksanakan pada Selasa dan Rabu, 28-29 April 2026.

    “Driver taksi online diminta keterangan kemarin Selasa dan hari ini rabu di Polres Metro Bekasi Kota,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Rabu.

    Menurut Budi, pemeriksaan itu bertujuan untuk memperjelas kronologi serta menentukan tanggung jawab atas insiden yang mengakibatkan jatuhnya belasan korban jiwa itu. Saat ini, sopir tersebut berstatus sebagai saksi.

    Sebelumnya, Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Polri Komisaris Sandhi Wiedyanoe mengatakan proses analisis terhadap peristiwa masih berjalan. Menurutnya, polisi menerapkan Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menelusuri rangkaian kecelakaan.

    Dalam analisis itu, kata Sandhi, polisi mendalami seluruh aspek kecelakaan. Mulai dari jejak di lokasi hingga kondisi kendaraan sebelum dan sesudah tabrakan terjadi. “Semua. Termasuk jejak kecelakaan, bekas benturan, kecepatan awal sebelum crashing, kondisi kedua kendaraan sebelum, pada saat, dan setelah kecelakaan,” kata dia. Sandhi menargetkan proses TAA rampung dalam waktu dekat.

    Hingga Rabu siang, polisi mencatat sebanyak 16 perempuan menjadi korban jiwa dalam peristiwa ini. Dia menuturkan sebanyak 90 korban masih dirawat di sejumlah rumah sakit. “Sebanyak 44 pasien sudah kembali dan 46 lainnya diobservasi,” kata Budi.

    Tabrakan antarkereta terjadi di perlintasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026, sekitar pukul 20.57 WIB. Saat itu, KRL jurusan Kampung Bandan–Cikarang dihantam dari belakang oleh Kereta Api Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi yang melaju dengan kecepatan tinggi.

    Insiden bermula ketika sebuah taksi online Green SM mengalami korsleting listrik di tengah perlintasan kereta, tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur. Komisaris Sandhi mengatakan peristiwa itu memicu tabrakan awal di jalur. “Terjadilah tabrakan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan tersebut,” ujar Sandhi.

    Akibat insiden itu, perjalanan KRL jurusan Kampung Bandan–Cikarang tertahan di Stasiun Bekasi Timur. Nahas, pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju dari arah belakang di jalur yang sama. “Kecepatan 110 kilometer per jam,” kata Sandhi.

    Badan KA Argo Bromo Anggrek menembus badan KRL hingga membelah gerbong khusus wanita. Puluhan penumpang yang berada di dalam gerbong itu menjadi korban setelah terhimpit badan kereta.

    Vice President Corporate Communications PT Kereta Api Indonesia (Persero) Anne Purba mengatakan seluruh korban meninggal merupakan perempuan. Menurutnya, para korban merupakan perempuan usia produktif yang masih kuliah maupun bekerja.

    Selain korban meninggal, Anne menyebut puluhan penumpang lainnya telah dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Anne mengatakan PT KAI masih mengidentifikasi korban meninggal.

    sumber/tempo

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Kasus Kuras Rekening Bank Capital, OJK Diminta Turun Gunung Lakukan Audit

    May 7, 2026

    Sistem Keamanan di Bank Capital Dipertanyakan, Data Nasabah Bocor?

    May 7, 2026

    Kuras Rekening Nasabah, Sales Bank Capital Dipolisikan

    May 7, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks
    Top Reviews
    Advertisement
    Demo
    Just Deploy It!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.