Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus Kuras Rekening Bank Capital, OJK Diminta Turun Gunung Lakukan Audit

    May 7, 2026

    Sistem Keamanan di Bank Capital Dipertanyakan, Data Nasabah Bocor?

    May 7, 2026

    Kuras Rekening Nasabah, Sales Bank Capital Dipolisikan

    May 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    Home»Bisnis»GoTo Bukukan Laba Bersih untuk Pertama Kalinya
    Bisnis

    GoTo Bukukan Laba Bersih untuk Pertama Kalinya

    adminBy adminApril 29, 2026Updated:April 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Detikheadline.com – PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) membukukan laba bersih untuk pertama kalinya pada kuartal I tahun ini. Laba bersih GoTo pada kuartal I 2026 tercatat sebesar Rp 171 miliar, meningkat dari rugi bersih Rp 367 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    “Pencapaian laba bersih untuk pertama kalinya dalam sejarah GoTo ini menjadi momen penting bagi kami,” ujar Direktur Utama Grup GoTo Hans Patuwo dalam keterangan resmi, dikutip Rabu, 29 April 2026. Ia mengatakan GoTo dalam posisi yang baik untuk menghadapi situasi global saat ini.

    Perseroan mencatat Pengguna Bertransaksi Tahunan Grup (ATU) tumbuh sebesar 22 persen year on year menjadi 69 juta. Adapun pendapatan bersih tumbuh 26 persen secara tahunan menjadi Rp 5,3 triliun, seiring dengan pertumbuhan GTV inti Grup sebesar 65 persen year on year menjadi Rp 138 triliun. Sementara total GTV naik menjadi Rp 236 triliun atau meningkat 63 persen secara tahunan.

    Kemudian, EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai Rp 907 miliar, naik 131 persen year on year. Perseroan juga mencatatkan arus kas bebas disesuaikan positif sebesar Rp 1,3 triliun. Sementara itu, imbalan jasa e-commerce perseroan dari PT Tokopedia mencapai Rp 288 miliar.

    Direktur Keuangan Grup GoTo Simon Ho menambahkan, pertumbuhan pendapatan melebihi pertumbuhan biaya secara signifikan, baik di bisnis fintech maupun on-demand services. “Biaya layanan kami juga menurun seiring dengan strategi teknologi dan kecerdasan buatan kami yang mulai membuahkan hasil,” katanya.

    sumber/tempo

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Ferry Kadi: Sosok Senyap di Balik Bisnis Bauksit dan Hilirisasi Harita

    May 7, 2026

    CORE Prediksi Penerimaan Pajak Meleset hingga Rp 484 Triliun

    April 30, 2026

    Asosiasi Bilang Butuh Tambahan 1,7 Juta Ton CPO untuk B50

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks
    Top Reviews
    Advertisement
    Demo
    Just Deploy It!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.