Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus Kuras Rekening Bank Capital, OJK Diminta Turun Gunung Lakukan Audit

    May 7, 2026

    Sistem Keamanan di Bank Capital Dipertanyakan, Data Nasabah Bocor?

    May 7, 2026

    Kuras Rekening Nasabah, Sales Bank Capital Dipolisikan

    May 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    Home»News»Ibu dan Anak Disabilitasnya jadi Korban Kecelakaan Kereta
    News

    Ibu dan Anak Disabilitasnya jadi Korban Kecelakaan Kereta

    adminBy adminApril 30, 2026Updated:April 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Detikheadline.com – SEORANG ibu dan anak perempuan penyandang down syndrome ikut jadi korban dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin, 27 April 2026 lalu. Keduanya tinggal di Cikarang Barat tanpa ada kerabat dekat.

    Perwakilan Fatayat NU DKI Jakarta, Nia mengatakan, korban bernama Sariati, 63 tahun, dan Putri, 24 tahun. “Korban ini tinggal hanya berdua. Beliau mengontrak di Cikarang Barat,” kata Nia saat ditemui di RSUD Kota Bekasi, Rabu, 29 April 2026.

    Nia mengatakan kondisi Sariati lebih parah dibanding Putri karena korban perlu dioperasi akibat kerusakan organ dalam setelah mengalami benturan keras saat tabrakan terjadi. “Kondisi ibunya kemarin dilakukan operasi pengangkatan limpa,” ujarnya.

    Sementara itu, Putri mengalami luka lebam dan telah diperbolehkan menjalani rawat jalan. “Alhamdulillah anak ini kondisinya cukup baik setelah diobservasi. Yang parah itu ibunya,” kata Nia.

    Putri tetap berada di rumah sakit untuk mendampingi ibunya. Selain tidak memiliki keluarga di Bekasi, Putri juga tidak dapat berpisah dari Sariati.

    Pihak pendamping sempat mengajukan permintaan tambahan tempat tidur agar Putri dapat beristirahat selama menemani ibunya. Rumah sakit lalu memindahkan keduanya ke ruang perawatan dengan fasilitas yang lebih memadai.

    Nia menjelaskan Putri memiliki dua saudara yang berada di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Salah satu di antaranya tengah dalam perjalanan menuju Bekasi untuk membantu proses pendampingan. “Jadi setelah kemarin (kejadian kecelakaan), kami sudah menghubungi keluarga,” kata Nia

    Kecelakaan kereta yang melibatkan rangkaian KRL dan kereta jarak jauh terjadi di Stasiun Bekasi Timur dan mengakibatkan korban jiwa. Insiden bermula saat KRL menabrak kendaraan di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, yang kemudian menyebabkan gangguan operasional di jalur tersebut.

    Dalam kondisi itu, rangkaian KRL lain yang tertahan di stasiun belum sempat bergerak dan kemudian tertabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Pasar Turi. Peristiwa tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

    Sumber/tempo

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Bertolak ke Gaza, Gaza Flotilla Dicegat Kapal Militer Israel

    April 30, 2026

    Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pembatasan Impor Pertanian

    April 30, 2026

    Bappenas Dorong Percepatan Hilirisasi Susu Boyolali

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks
    Top Reviews
    Advertisement
    Demo
    Just Deploy It!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.