PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) membukukan laba bersih untuk pertama kalinya pada kuartal I tahun ini. Laba bersih GoTo pada kuartal I 2026 tercatat sebesar Rp 171 miliar, meningkat dari rugi bersih Rp 367 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Pencapaian laba bersih untuk pertama kalinya dalam sejarah GoTo ini menjadi momen penting bagi kami,” ujar Direktur Utama Grup GoTo Hans Patuwo dalam keterangan resmi, dikutip Rabu, 29 April 2026. Ia mengatakan GoTo dalam posisi yang baik untuk menghadapi situasi global saat ini.
Perseroan mencatat Pengguna Bertransaksi Tahunan Grup (ATU) tumbuh sebesar 22 persen year on year menjadi 69 juta. Adapun pendapatan bersih tumbuh 26 persen secara tahunan menjadi Rp 5,3 triliun, seiring dengan pertumbuhan GTV inti Grup sebesar 65 persen year on year menjadi Rp 138 triliun. Sementara total GTV naik menjadi Rp 236 triliun atau meningkat 63 persen secara tahunan.
Kemudian, EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai Rp 907 miliar, naik 131 persen year on year. Perseroan juga mencatatkan arus kas bebas disesuaikan positif sebesar Rp 1,3 triliun. Sementara itu, imbalan jasa e-commerce perseroan dari PT Tokopedia mencapai Rp 288 miliar.
Direktur Keuangan Grup GoTo Simon Ho menambahkan, pertumbuhan pendapatan melebihi pertumbuhan biaya secara signifikan, baik di bisnis fintech maupun on-demand services. “Biaya layanan kami juga menurun seiring dengan strategi teknologi dan kecerdasan buatan kami yang mulai membuahkan hasil,” katanya.
Pilihan Editor: Risiko Aturan Baru Memanfaatkan Piutang Negara

