Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus Kuras Rekening Bank Capital, OJK Diminta Turun Gunung Lakukan Audit

    May 7, 2026

    Sistem Keamanan di Bank Capital Dipertanyakan, Data Nasabah Bocor?

    May 7, 2026

    Kuras Rekening Nasabah, Sales Bank Capital Dipolisikan

    May 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    Home»News»KAI Batasi Kecepatan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur
    News

    KAI Batasi Kecepatan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur

    adminBy adminApril 29, 2026Updated:April 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Detikheadline.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memutuskan melakukan pembatasan kecepatan kereta api jarak jauh yang melintasi Stasiun Bekasi Timur. “Kami masih melakukan pembatasan kecepatan 30 kilometer per jam di stasiun ini,” kata Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin di Stasiun Bekasi Timur, Rabu, 29 April 2026.

    Bobby menjelaskan, Stasiun Bekasi Timur sudah kembali melayani perjalanan kereta api jarak jauh dan kereta rel listrik (KRL) usai insiden kecelakaan antarkereta yang terjadi pada Senin malam, 27 April 2026. Adapun operasional jalur hilir kembali dibuka pada Selasa, 28 April 2026, pukul 1.30 WIB. Sementara untuk KRL ditargetkan beroperasi dengan frekuensi yang sama mulai hari ini.

    Bobby mengatakan pembukaan kembali operasional jalur Cikarang atas izin dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

    Adapun Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan, keputusan pembatasan kecepatan kereta jarak jauh merupakan hasil rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

    Dudy memastikan, sebelum mengoperasikan kembali Stasiun Bekasi Timur, Kementerian Perhubungan, KAI, dan KNKT melakukan uji coba rel dan persinyalan untuk kereta jarak jauh dan KRL.

    Uji coba itu, kata Dudy, dilakukan untuk memastikan Stasiun Bekasi Timur sudah bisa kembali melayani penumpang. “Keselamatan itu yang paling penting yang ingin kami tekankan kepada PT KAI dalam mempersiapkan pembukaan kembali Stasiun Bekasi Timur,” katanya.

    Sebelumnya, kecelakaan maut melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya Pasar Turi dengan KRL line tujuan Cikarang di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin malam, 27 April 2026. Kecelakaan itu menewaskan sebanyak 16 perempuan penumpang KRL, yang tercatat hingga Rabu, 29 April 2026.

    Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, proses evakuasi penumpang KRL berlangsung selama sekitar 10 jam. Setelahnya, KAI menarik lokomotif dari gerbong KRL dan memindahkan badan KRL yang tertabrak dari rel Stasiun Bekasi Timur, kemarin.

    Adapun proses evakuasi gerbong KRL yang tertabrak tersebut berlangsung selama satu jam dari pukul 12.00–13.00 WIB. “Pada saat ini sudah dapat clearance dari KNKT bahwa jalur itu sudah bisa dilewati dengan catatan pembatasan kecepatan,” ujarnya.

    sumber/tempo

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Bertolak ke Gaza, Gaza Flotilla Dicegat Kapal Militer Israel

    April 30, 2026

    Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pembatasan Impor Pertanian

    April 30, 2026

    Bappenas Dorong Percepatan Hilirisasi Susu Boyolali

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks
    Top Reviews
    Advertisement
    Demo
    Just Deploy It!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.