Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus Kuras Rekening Bank Capital, OJK Diminta Turun Gunung Lakukan Audit

    May 7, 2026

    Sistem Keamanan di Bank Capital Dipertanyakan, Data Nasabah Bocor?

    May 7, 2026

    Kuras Rekening Nasabah, Sales Bank Capital Dipolisikan

    May 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    Home»News»Prabowo Akan Nyanyikan Lagu Internasionale bersama Buruh di May Day 2026
    News

    Prabowo Akan Nyanyikan Lagu Internasionale bersama Buruh di May Day 2026

    adminBy adminApril 29, 2026Updated:April 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Detikheadline.com – PRESIDEN Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan, Presiden Prabowo Subianto diagendakan hadir dalam perayaan May Day 2026 di Kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, lusa mendatang.

    Pada kehadirannya itu, kata dia, Prabowo akan menyampaikan pidato kenegaraan diselingi menyanyikan lagu-lagu kebangsaan bersama para pimpinan konfederasi serikat pekerja.

    “Beliau akan menyanyikan lagu perjuangan internasionale,” kata Andi dalam konferensi pers Perayaan May Day 2026, Rabu, 29 April 2026.

    Selain menyanyikan lagu internasionale, dia melanjutkan, Presiden juga akan memberikan kejutan bagi para serikat pekerja dalam perayaan May Day 2026.

    Namun, ia tak merinci apa saja yang ajan menjadi kejutan tersebut. Alasannya, kejutan akan disampaikan langsung oleh Kepala Negara.

    “Kaitannya dengan ojek online, ratifikasi ILO, dan kebijakan kesejahteraan buruh,” ujar dia.

    Adapun, pada May Day 2025, Kepala Negara juga turut menyanyikan lagu internasionale. Kala itu, dengan mengepalkan tangan, Prabowo melantunkan lagu internasionale di hadapan ratusan ribu pekerja.

    Dalam sejarahnya, lagu internasionale dibuat oleh seorang pekerja bernama Eugene Pottier pada 30 Juni 1971 atau setelah hancurnya Komune Paris.

    Andrew Hussey dalam buku “Paris: The Secret History” mengatakan,  lagu internasionale mulanya dibuat Pottier dalam pelarian. Syair lagu ini ditujukan sebagai gambaran pengalaman perjuangan pekerja.

    Sepeninggal Pottier, lagu internasionale kemudian diterjemahkan ke beberapa bahasa, khususnya negara-negara berpaham sosialis dan komunis seperti Tiongkok, Uni Soviet, Korea, dan Vietnam.

    Di Indonesia lagu internasionale pertama kali dikenal pada 1920. Saat itu seorang bernama Suwardi Suryaningrat menyadur syair internasionale dari bahasa Belanda ke bahasa Melayu.

    Saduran yang berisi tiga bait syair itu dituangkan Suwardi dalam surat kabar milik Sarekat Islam, Sinar Hindia Nomor 87 bertarikh 5 Mei 1920.

    Hingga saat ini, lagu internasionale selalu digemakan dalam peringatan Hari Buruh Internasional, salah satunya di Indonesia.

    sumber/tempo

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Bertolak ke Gaza, Gaza Flotilla Dicegat Kapal Militer Israel

    April 30, 2026

    Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pembatasan Impor Pertanian

    April 30, 2026

    Bappenas Dorong Percepatan Hilirisasi Susu Boyolali

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks
    Top Reviews
    Advertisement
    Demo
    Just Deploy It!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.