Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus Kuras Rekening Bank Capital, OJK Diminta Turun Gunung Lakukan Audit

    May 7, 2026

    Sistem Keamanan di Bank Capital Dipertanyakan, Data Nasabah Bocor?

    May 7, 2026

    Kuras Rekening Nasabah, Sales Bank Capital Dipolisikan

    May 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Just Deploy It!Just Deploy It!
    Home»News»Trump Klaim Raja Charles III akan Bantu AS Lawan Iran
    News

    Trump Klaim Raja Charles III akan Bantu AS Lawan Iran

    adminBy adminApril 30, 2026Updated:April 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Detikheadline.com – PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Raja Charles III dari Inggris kemungkinan akan mendukung Amerika Serikat dalam operasinya terhadap Iran.

    “Jika itu terserah Raja Charles, dia mungkin akan membantu kami melawan Iran,” klaim Trump pada Rabu seperti dilansir NBC News pada Rabu.

    Pernyataan itu dilontarkan Trump saat sedang duduk di Ruang Oval bersama para astronot yang baru saja kembali dari misi luar angkasa Artemis II. Ia menyampaikan pujian kepada Charles dan menyebutnya sebagai “teman baik” dan menggambarkannya sebagai “fantastis.”

    Dalam pidatonya saat jamuan makan malam kenegaraan pada Selasa malam bersama Raja Charles dan Ratu Camilla, Trump juga menyebut perang Iran sebagai “sedikit pekerjaan di Timur Tengah.” Ia kemudian mengatakan kedua pemimpin sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

    Para raja dan ratu Inggris tunduk pada aturan dan norma yang mencegah mereka mengambil sikap politik secara terang-terangan. Ketika ditanya tentang komentar Trump soal Iran, juru bicara Istana Buckingham mengatakan kepada NBC News: “Raja tentu saja menyadari posisi pemerintahnya yang telah lama dan terkenal tentang pencegahan proliferasi nuklir.”

    Ketegangan AS-Inggris

    Meskipun anggota keluarga kerajaan Inggris tidak memiliki peran politik secara terang-terangan, Charles berkunjung pada saat ketegangan antara Inggris dan AS memburuk. Sebelumnya pada Maret, Trump mengecam Perdana Menteri Inggris Keir Starmer karena tidak lebih mendukung perang di Iran.

    “Ini bukan Winston Churchill yang sedang kami hadapi,” kata Trump.

    Presiden AS itu juga mengkritik Starmer atas kebijakan migrasi dan energinya.

    Pada 1 April, Trump mengatakan bahwa ia sangat mempertimbangkan untuk menarik AS dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) setelah para sekutu menolak bergabung dalam perang AS-Israel melawan Iran.

    Ia menyatakan tidak lagi melihat Eropa sebagai mitra pertahanan yang dapat diandalkan setelah negara-negara Eropa menolak seruannya untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz.

    Sumber: Tempo

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Bertolak ke Gaza, Gaza Flotilla Dicegat Kapal Militer Israel

    April 30, 2026

    Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pembatasan Impor Pertanian

    April 30, 2026

    Bappenas Dorong Percepatan Hilirisasi Susu Boyolali

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks
    Top Reviews
    Advertisement
    Demo
    Just Deploy It!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • News
    • Perkara
    • Audit
    • Bisnis
    • Feature

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.